Kalendar Hijriah bermula dengan pencerapan anak bulan (hilal). Nabi SAW mengajar kita untuk menyambut bulan baharu dengan doa memohon keamanan dan ketetapan iman.
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
Allahumma ahillahu 'alayna bil-amni wal-iman, was-salamati wal-Islam, Rabbi wa Rabbukallah.
Ya Allah, terbitkanlah anak bulan itu ke atas kami dengan keamanan dan iman, keselamatan dan Islam. Tuhanku dan Tuhanmu ialah Allah.
Hadith — Jami' at-Tirmidhi — Supplication when seeing the crescent
Kesahihan: Reported hadith tradition
Maksud dan Penjelasan
Menyambut kedatangan bulan baharu dengan memperbaharui ketundukan kepada Allah SWT sebagai Pencipta alam semesta.
Bila Membaca
Apabila melihat anak bulan (hilal) pada awal bulan Hijriah.
Cara Membaca
Melihat ke arah anak bulan dan membaca doa ini dengan rasa syukur.
Nota Penting
Diriwayatkan dalam Jami' at-Tirmidhi (3451) dan dinilai Hasan oleh ulama hadis.
Manfaat
Mengiringi permulaan bulan dengan keberkatan, keselamatan dan peringatan tentang perjalanan masa.
Doa Tambahan
Jenis kandungan: Hadith
Tag:
doa melihat hilal
doa anak bulan
doa bulan baharu