Skip to content
Sabtu - 22 Agustus, 2026 7-Rabi Al Awwal-1448

Berapa hari lagi hingga Awal Haji

Pelajari tentang makna, sejarah, dan amalan yang terkait dengan peristiwa Islami penting ini.

Tanggal Hijri: 7-Dhu al-Hijjah-1448
Tanggal Masehi: 2027-05-15
266
Hari tersisa

Tentang Awal Haji 2027 (1448)

Pelajari tentang makna, sejarah, dan amalan yang terkait dengan peristiwa Islami penting ini.

Kalender Lunar

Tanggal Islami mengikuti siklus lunar, dengan setiap bulan dimulai saat terlihatnya bulan baru.

Peristiwa Suci

Peristiwa ini memiliki makna spiritual yang mendalam dan dirayakan oleh Muslim di seluruh dunia.

Waktu yang Tepat

Kalender kami menyediakan tanggal yang akurat untuk setiap peristiwa Islami, disesuaikan dengan zona waktu lokal Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pertanyaan umum tentang Awal Haji 2027 (1448)

Kapan Haji 1448 dimulai?

Haji 1448 dimulai pada 2027-05-15, yang merupakan hari ke-8 Dzulhijjah 1448 (Yaum al-Tarwiyah).
Tersisa 266 hari hingga dimulainya Haji pada 2027-05-15.
Jamaah biasanya memasuki ihram sebelum 2027-05-15 untuk memulai perjalanan Haji 1448 mereka, dengan ritual utama dimulai pada 8 Dzulhijjah.
Haji dimulai pada hari ke-8 Dzulhijjah (disebut Yaum al-Tarwiyah) dan berlanjut selama beberapa hari, dengan jamaah memasuki keadaan suci ihram sebelum memulai ritual ibadah haji.
Ihram adalah keadaan suci kemurnian dan pengudusan yang dimasuki jamaah sebelum Haji, melibatkan pakaian putih khusus untuk pria, pembatasan pada aktivitas tertentu, dan persiapan spiritual untuk ibadah haji.
Ritual utama meliputi Tawaf (mengelilingi Ka'bah), Sa'i (berjalan antara bukit Shafa dan Marwah), berdiri di Arafah (Wukuf), bermalam di Muzdalifah, dan lempar jumrah simbolis (Ramy al-Jamarat).
Haji adalah salah satu dari Lima Rukun Islam, mewakili penyucian spiritual, kesetaraan di antara umat Muslim tanpa memandang ras atau status, penyerahan total kepada perintah Allah, dan persatuan komunitas Muslim global.
Haji wajib bagi setiap Muslim dewasa yang secara fisik dan mental mampu, secara finansial mampu membiayai perjalanan, dan dapat memastikan keamanan dan dukungan tanggungan selama ketidakhadiran mereka.
Jamaah harus mempersiapkan diri secara spiritual melalui doa dan taubat, secara fisik melalui pemeriksaan kesehatan dan kebugaran, secara finansial dengan memastikan penghasilan halal, dan secara praktis dengan mempelajari ritual dan membuat pengaturan yang diperlukan.
Hari pertama Haji (8 Dzulhijjah) disebut "Yaum al-Tarwiyah" (Hari Refleksi), ketika jamaah menuju Mina dan menghabiskan hari dalam doa dan persiapan untuk ritual utama.
Jamaah harus memasuki ihram, keadaan kemurnian spiritual dan pengudusan, yang melibatkan pakaian khusus, pembatasan perilaku, dan fokus penuh pada ibadah dan pengabdian kepada Allah.