Melempar jumrah (Ramy al-Jamarat) adalah bagian dari wajib haji. Jemaah disunnahkan bertakbir pada setiap lemparan kerikil dan berdoa setelah melempar jumrah pertama dan kedua.
اللَّهُ أَكْبَرُ
Allahu Akbar.
Allah Maha Besar.
Hadith — Sahih Bukhari — Hajj rites and takbir
Keaslian: Authentic
Makna dan Penjelasan
Pernyataan keagungan Allah SWT saat menjalankan ritual melempar jumrah.
Waktu Membaca
Pada setiap lemparan batu kerikil ke tiang jumrah.
Cara Membaca
Mengucapkan 'Allahu Akbar' saat melempar setiap kerikil. Setelah jumrah Ula dan Wusta, menghadap Qiblat, mengangkat tangan dan berdoa panjang.
Catatan Penting
Tidak ada doa panjang yang wajib dibaca bersamaan saat melempar selain takbir. Tidak ada doa berdiri setelah melempar Jumrah Aqabah.
Manfaat
Meneladani Sunnah Rasulullah (ﷺ), mengagungkan nama Allah, dan melengkapi ritual haji.
Doa Tambahan
Jenis Konten: Hadith
Tag:
doa melempar jumrah
doa jumrah
haji jumrah
haji
FAQ
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Pada hari Tashriq, setelah melempar jumrah pertama (Ula) dan kedua (Wusta), jemaah bergeser sedikit menghadap Qiblat, mengangkat tangan, dan berdoa. Setelah melempar jumrah ketiga (Aqabah), jemaah langsung berlalu tanpa berdiri berdoa.