Meskipun maksum, Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling banyak beristighfar. Beliau mengajarkan kita untuk tidak pernah berhenti meminta maaf kepada Allah.
رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Rabbighfir li wa tub 'alayya, innaka Antat-Tawwabur-Rahim.
Ya Tuhanku, ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.
Hadith — Sahih al-Bukhari — Book of Invocations
Keaslian: Authentic hadith tradition
Makna dan Penjelasan
Permohonan maaf yang tulus dan penyerahan diri agar Allah menerima kembali hamba-Nya.
Waktu Membaca
Kapan saja, terutama saat berdzikir pagi, sore, atau di sela-sela waktu luang.
Cara Membaca
Ucapkan dengan lisan yang basah dan hati yang menyesal.
Catatan Penting
Dianjurkan untuk dibaca hingga 100 kali dalam sehari sebagaimana kebiasaan Nabi ﷺ.
Manfaat
Menghapus kegelisahan hati dan menjadi sebab datangnya kelapangan rezeki.
Jenis Konten: Hadith
Tag:
doa ampunan
dzikir taubat
Sunnah Nabi
islam